Tambahan Dzikir Setelah Subuh dan Maghrib yang Sering Terlewat
22/05/2026Penerbit Alquran – Tahukah Anda amalan yang sangat singkat, namun pahalanya berupa jaminan tiket masuk surga? Jawabannya ada pada keutamaan membaca ayat kursi setelah shalat fardhu. Sayangnya, di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, banyak dari kita yang buru-buru beranjak dari sajadah usai mengucapkan salam. Padahal, fadilah ayat kursi sesudah sholat 5 waktu ini sangatlah dahsyat.
Mari kita pelajari bersama-sama!
Artikel Terkait: Urutan Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah
Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah
Membaca surah Al-Baqarah ayat 255 atau yang akrab kita sebut Ayat Kursi ini bukanlah sekadar pelengkap dzikir biasa, melainkan manfaat membaca ayat kursi usai shalat wajib merupakan kunci pelindung diri dan pembuka pintu rahmat Allah ﷻ.
Keutamaan Membaca Ayat Kursi Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah
Bagi Anda yang bertanya-tanya apa saja benefit atau keistimewaannya, berikut adalah ringkasan keutamaan membaca Ayat Kursi setelah shalat fardhu yang paling utama:
- Jaminan Masuk Surga Tanpa Penghalang. Tidak ada yang menghalangi pembacanya untuk masuk surga kecuali batas ajalnya (kematian).
- Mendapat Perlindungan Mutlak dari Allah. Allah ﷻ akan menjaganya secara langsung dari satu waktu shalat ke waktu shalat berikutnya.
- Terhindar dari Gangguan Setan dan Jin. Ayat Kursi adalah benteng terkuat yang sangat ditakuti oleh makhluk halus dan sihir.
- Membuat Hati Tenang dan Tidak Mudah Gelisah. Mengingat keagungan Allah yang tidak pernah tidur (sebagaimana makna ayatnya) akan melunturkan kecemasan duniawi.
- Menyempurnakan Kualitas Ibadah Wajib. Menjadi penutup yang indah dan penyempurna dari kekurangan selama mendirikan shalat.
Untuk lebih meresapi nilainya, mari kita bedah keistimewaan tersebut berdasarkan hadits dan penjelasan para ulama salaf agar hati kita semakin mantap untuk mengamalkannya setiap hari.
Dalil Shahih Jaminan Surga yang Tidak Boleh Dilewatkan
Keutamaan paling puncak dari Ayat Kursi usai shalat adalah janji surga. Hal ini tidak terbantahkan karena bersumber dari lisan manusia paling jujur, yakni Nabi Muhammad ﷺ. Dari sahabat Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu, maka tiada yang menghalanginya masuk surga kecuali maut (kematian).” (HR. An-Nasa’i dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).
Makna dari hadits ini sangatlah dalam. Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan bahwa jika seseorang rutin mengamalkan ini, maka jarak antara dirinya dengan surga hanyalah sebatas nyawanya yang masih berada di kandung badan. Begitu ia wafat dalam keadaan iman, maka surga telah menantinya. Bukankah ini adalah sebuah kesepakatan (deal) bisnis dengan Allah yang paling menguntungkan?
Ayat Teragung di Dalam Al-Qur’an
Mengapa efeknya begitu luar biasa? Karena Ayat Kursi bukanlah ayat sembarangan. Dalam sebuah dialog terkenal antara Rasulullah ﷺ dengan sahabat Ubay bin Ka’ab, Nabi bertanya ayat apakah yang paling agung di dalam Kitabullah? Ubay bin Ka’ab menjawab bahwa itu adalah Ayat Kursi. Rasulullah pun menepuk dada Ubay dan memuji ilmunya.
Di dalam Ayat Kursi, terdapat nama-nama Allah yang paling agung (Al-Hayyu Al-Qayyum), penegasan akan kekuasaan-Nya yang tak terbatas, serta sifat-Nya yang tidak pernah mengantuk apalagi tertidur. Ketika kita membacanya usai shalat, kita sedang memproklamirkan bahwa kita menyerahkan seluruh urusan kita kepada Dzat yang Maha Menjaga.
Benteng Perlindungan (Proteksi) dari Satu Shalat ke Shalat Berikutnya
Selain urusan akhirat, manfaatnya di dunia juga sangat nyata. Ketika Anda membaca Ayat Kursi setelah shalat Dzuhur misalnya, maka malaikat akan senantiasa menjaga Anda dari bahaya, niat jahat manusia, dan godaan setan hingga tiba waktu Ashar. Begitu pula dari Ashar ke Maghrib, dan seterusnya.
Baca Juga Artikel: Tambahan Dzikir Setelah Subuh dan Maghrib yang Sering Terlewat
Kapan Waktu yang Tepat Membaca Ayat Kursi Usai Salam?
Meskipun keutamaannya sangat besar, kita tidak boleh serampangan dalam mengamalkannya. Islam adalah agama yang rapi dan terstruktur. Begitu Anda mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, jangan langsung melompat membaca Ayat Kursi. Ada tata krama dan adab urutan yang harus dilalui terlebih dahulu.
Pertama, Anda sangat disunnahkan untuk membaca istighfar sebanyak tiga kali, dilanjutkan dengan doa keselamatan (Allahumma antas salam…). Setelah itu, bacalah dzikir kalimat tauhid, lalu bertasbih (Subhanallah 33x), bertahmid (Alhamdulillah 33x), dan bertakbir (Allahu Akbar 33x). Setelah merampungkan hitungan keseratus dengan tahlil, barulah Anda membaca Ayat Kursi. Membaca secara berurutan sesuai sunnah akan mendatangkan ketenangan yang jauh lebih nikmat dibandingkan membacanya secara terburu-buru.
Mengapa Mengandalkan Hafalan Kadang Membuat Kita Ragu?
Banyak umat Islam yang hafal Ayat Kursi, namun sering kali melupakan rangkaian doa pendampingnya. Terkadang kita ragu, “Apakah urutan tasbih saya tadi sudah benar?” atau “Apa ya doa tambahan setelah Ayat Kursi ini?”.
Godaan setan paska shalat memang nyata. Mereka membuat kita teringat urusan pekerjaan, cucian yang belum dijemur, atau urusan dapur, sehingga konsentrasi dzikir kita buyar. Solusi yang sering dilakukan adalah membuka smartphone untuk mencari teks doa. Sayangnya, memegang handphone justru memperbesar potensi gangguan karena kita sering terdistraksi melihat pesan WhatsApp atau notifikasi media sosial yang masuk. Akibatnya, kekhusyukan kita hilang tak berbekas.
Hadirkan Solusi Rujukan Kitab yang Shahih di Rumah Anda

Untuk menghindari keraguan dan menjaga kualitas ibadah Anda, hal yang paling cerdas untuk dilakukan adalah memiliki buku rujukan fisik yang terpercaya. Anda butuh pegangan yang valid, yang tidak memuat hadits lemah, dan ditulis oleh ulama yang keilmuannya diakui dunia.
Sebagai solusi atas kebutuhan spiritual umat, Penerbit Jabal merekomendasikan Anda untuk memiliki mahakarya Kitab Shahih Doa dan Dzikir yang ditulis oleh Imam Nawawi.
Buku yang menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia ini bisa Anda miliki hanya dengan harga Rp 95.000. Sebuah nilai yang sangat kecil dibandingkan dengan jaminan ibadah yang lurus dan benar seumur hidup Anda dan keluarga.
Dapatkan jaminan 100% Produk Original terbitan Penerbit Jabal. Kami berpengalaman sejak tahun 2004 menerbitkan buku-buku Islam berkualitas dengan pengemasan super aman (Gratis Packing Bubble Tebal) dan pengiriman yang cepat ke seluruh Indonesia.
Pastikan Ayat Kursi dan rangkaian dzikir harian Anda senantiasa bersumber dari mata air ilmu yang shahih!

Hubungi Penerbit Jabal melalui kontak di bawah ini:
- WhatsApp: 087777 500 661 / 0878 2408 6365
- Alamat Kantor: Jalan Desa Cipadung No. 47 RT 03 RW 04, Cibiru, Kota Bandung
